4 Tips Asyik Belajar Matematika Bagi Anak

Matematika adalah salah satu materi pelajaran yang dinilai cukup rumit bagi sebagian siswa. Bahkan seringkali kelihatan begitu menakutkan dan menjadi phobia. Akibatnya, banyak siswa yang merasa antipati terhadap matematika, merasa susah memecahkan soal karena sudah dihantui kerumitanya.

Padahal, anggapan matematika rumit dan sulit tidak selalu benar. Bagaimanapun, sebagai ilmu eksak, matematika bisa dipelajari tanpa perlu merasa rumit. Ada metode metode pemecahan matematika yang bisa digunakan. Meski demikian, anggapan matematika rumit mungkin sudah begitu tersebar.

Banyak anak atau siswa yang sudah merasa takut atau malas duluan ketika belajar matematika. Padahal matematika sangat penting. Menguasai ilmu ini selain akan bagus untuk menunjang akademis juga membantu mengasah logika.

Ilmu matematika juga sangat berguna di kehidupan bermasyarakat kelak. Kehidupan sehari hari selalu memerlukan matematika. Tidak cuma untuk bisnis atau dagang. Tapi dalam hal lainya juga dibutuhkan matematika.

4 tips belajar matematika bagi anak

Jadi jangan sampai terjadi pada anak anda. Jangan sampai anak anda takut matematika hanya karena dibayangi kerumitan karena ilmu matematika sangat penting. Untuk itu, anda sebagai orang tua perlu memberikan pemahaman bahwa matematika mudah dipelajari. Anda juga bisa menerapkan tips berikut ini agar si kecil lebih menguasai materi dan belajar dengan nyaman. Simak selengkapnya penjelasan berikut ini.

1. Tips belajar matematika bagi anak gunakan contoh konkrit

Tips belajar matematika bagi anak yang pertama dalam daftar artikel ini, yaitu anda sebagai orang tua memberikan contoh konkret berupa benda ketika mengajari anak belajar matematika. Seperti mengajarkan penjumlahan, perkalian, pengurangan pembagian.

Contohnya, ajari anak berhitung dengan benda benda seperti balok atau lidi. Atau bisa juga dengan benda benda yang biasa dia kenal sehari hari untuk membuat soal matematika. Misalnya, 1 sepeda ada dua rodanya, kalau 3 sepeda berapa rodanya?”

Anda bisa mengambil contoh lainya. Intinya, gunakan benda benda untuk mengajari matematika anak karena akan mudah diingat. Jika mengajarinya dengan bilangan abstrak anak akan kesulitan memahami matematika.

2. Tips belajar matematika bagi anak

Tips belajar matematika bagi anak yang kedua dalam daftar artikel ini adalah gunakan bilangan atau angka yang dekat dalam kehidupan sehari hari anak. Contohnya, saat pagi hari ketika ia bangun. Beri soal matematika untuk menghitung jam tidurnya.

Contoh lainya, anda bisa memberi soal matematika dengan ilustrasi soal perjalanan ya ke sekolah. Berapa jarak tempuh dari rumah ke sekolah? Dengan contoh soal matematika semacam ini anak akan merasa lebih paham dan tidak takut matematika yang dikenal dengan bilangan dan operasi rumit.

 3. Biarkan Anak Belajar Matematika dengan Jari

Tips ketiga belajar matematika bagi anak adalah membiarkan mereka belajar menghitung dengan menggunakan jari, jika memang baru mampu menghitung dengan cara itu, jangan paksakan pakai metode lain.

Lagi Pula banyak manfaatnya. Menurut sebuah penelitian, ternyata dalam otak manusia terdapat bagian yang merepresentasikan kerja jari jari. (disebut somatosensory finger area).

Dalam penelitian itu juga disebutkan, saat anak usia 8 sampai 13 tahun diberikan soal penjumlahan yang lengkap, somatosensory finger area itu bakal bereaksi bahkan saat si anak sebenarnya  tak sedang gunakan jari jarinya.

4.Tips Belajar matematika bagi anak : beri dia waktu bermain dan berproses sesuai tahapan pertumbuhannya

Tips terakhir belajar matematika bagi anak dalam daftar artikel ini, adalah memberinya waktu bermain dan berproses sesuai tahapan pertumbuhannya. Hal ini karena seiring usia, anak kemampuan anak juga akan mengiringinya. Makin matang fisik dan sistem sarafnya juga mempengaruhi kemampuan daya pikir anak.

Pengalaman fisik serta pengalaman matematis-logis begitu penting bagi perkembangan pengetahuan anak.

Berlatih berpikir, merumuskan masalah lalu mencoba mencari solusi dan mengambil suatu simpulan, sangat membantu anak dalam mengembangkan intelegensi atau pemikiranya termasuk juga membantu mengembangkan penalaranya terhadap matematika.

Nah itulah tadi 4 tips bagi orang tua dalam mengajari matematika bagi anak. Semoga berhasil.

Leave a Comment