Apa Itu Ilmu Administrasi Negara

Dari sekian banyak jurusan kuliah, ada satu yang cukup menarik. Jurusan tersebut dikenal dengan sebutan ilmu administrasi negara. Meski peminatnya banyak, namun masih banyak yang belum begitu memahami seluk beluk ilmu ini. Berikut ini adalah serba-serbi ilmu ketatanegaraan yang bisa diketahui khususnya bagi yang masih awam.

Apa Itu Ilmu Administrasi Negara?

Untuk lebih mengenal jenis ilmu ini sebenarnya ada 2 arti. Ada pengertian secara umum dan dalam arti yang lebih spesifik. Jika dilihat secara umum, ilmu ini lebih merupakan program studi yang mempelajari tata kelola. Pemerintahan di sini juga mencakup semua hal yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi negara. Tata kelola dan manajemen akan dipelajari lebih khusus dalam ilmu ini. Diantaranya adalah pelajaran tentang penyelenggaraan pemerintahan, termasuk semua elemen yang ada di dalamnya. Ada juga arti dalam arti yang lebih spesifik dan lebih kompleks.

Ilmu administrasi negara merupakan salah satu cabang ilmu yang segala prosesnya dilakukan oleh individu dan kelompok organisasi. Keseluruhan rangkaian proses tersebut berkaitan dengan implementasi atau penerapan regulasi dan hukum yang berkaitan dengan urusan kenegaraan. Dan yang terpenting, semua regulasi yang dimaksud di sini adalah regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Ini termasuk badan legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Yang Dipelajari di Administrasi Negara

Jika dilihat dari yang namanya “administrasi”, ilmu yang dipelajari tentunya tidak jauh dari merapikan, atau mengatur sesuatu. Mahasiswa yang mempelajari ilmu ini akan kesulitan dengan sejumlah data, file, atau aturan serta teknologi pembelajaran untuk mengimplementasikannya. Mahasiswa dalam kajian ilmiah setidaknya dituntut memiliki beberapa kompetensi yaitu

1. Menganalisis Interaksi Antar Aktor dalam Pemerintahan Publik

Nantinya, setelah menimba ilmu tersebut mahasiswa diharapkan mampu merumuskan kebijakan termasuk pengelolaan pelayanan publik. Selain itu, mereka juga perlu memahami interaksi para pelaku dengan pemerintah lain. Ini mencakup aspek ekonomi, sosial, politik, budaya, serta pertahanan dan keamanan. Dengan menggunakan pendekatan ekonomi politik.

2. Mampu Menganalisis Dan Mengevaluasi Kebijakan Yang Ditujukan Untuk Publik

Setelah memahami interaksi para aktor dengan pemerintah, mahasiswa juga dituntut untuk lebih pandai dalam mengevaluasi dan menganalisis. Tentunya di bidang kebijakan publik menggunakan prinsip. Selain itu, metode kuantitatif dan kualitatif juga digunakan untuk keseluruhan siklus kebijakan.

3. Mampu Mereview Regulasi

Mahasiswa juga dituntut untuk kemudian dapat melakukan penilaian terhadap regulasi terkait. Selain itu juga mengkaji lebih dalam hasil analisis kebijakan. Nantіnya hasіl tersebut dapat berupa catatan, uraіan, atau kertas kerja kebіjakan. Nantinya ini akan menjadi bahan pembuatan policy paper.

4. Mampu Mengorganisir Kegiatan

Kemudian setelah kebijakan berhasil dibuat, mahasiswa juga harus mampu melaksanakan kebijakan tersebut. Untuk melaksanakannya diperlukan kelihaian dalam menyelenggarakan kegiatan. Hal ini bermanfaat karena dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik.

5. Mampu Mengusulkan Ide atau Ide Reformasi Kebijakan

Menurut sumber dari fia.ui.ac.id, seorang mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara juga dituntut untuk bisa mengemukakan gagasan sekaligus gagasan. Tentu terkait reformasi kebijakan dan manajemen pelayanan publik. Secara umum terdapat beberapa mata kuliah yang akan dipelajari oleh mahasiswa jurusan ini. Seperti Ilmu Hukum Sistem dan Tata Usaha Negara, Statistik Sosial, Sumber Daya Manusia. Ada juga Kependudukan, Manajemen, Administrasi Pemerintahan Daerah dan masih banyak lagi.

Setidaknya untuk bisa lulus, mahasiswa jurusan ini harus mampu menyelesaikan sekitar 144 hingga 146 SKS. Diantara SKS tersebut terdapat berbagai mata kuliah yang telah dijelaskan di atas. Selain itu, ada juga kursus tambahan. Diantaranya, seperti kursus pengembangan kepribadian. Ini termasuk pendidikan agama dan kewarganegaraan. Ada juga kursus ketrampilan dan keahlian, yang meliputi pengenalan sosiologi, ilmu politik, filsafat administrasi, dan lain-lain. Selain itu, ada yang namanya mata kuliah ketrampilan kerja yang sudah masuk ke suatu jurusan.

Leave a Comment